mlm

memilih pekerjaan sebagai mlm

Memilih Pekerjaan di Bidang MLM


memilih pekerjaan sebagai mlm

MLMStats.net – Bidang MLM atau Multi Level Marketing tentunya sudah bukan menjadi hal yang asing bagi banyak orang. Walau mungkin sebagian orang belum mengetahui benar seperti apa MLM itu, akan tetapi, MLM juga menjanjikan banyak hal kepada anggotanya yang ingin serius di bidang ini.

Sebagian orang menganggap bahwa MLM bukan lah sebuah pilihan yang baik dan justru banyak terjadi penipuan di dalamnya. Jika ada satu atau dua MLM yang diketahui melakukan tindakan penipuan, tidak lantas semua MLM melakukan itu dalam menjalankan bisnisnya. Justru ada beberapa MLM yang benar-benar menjalankan usahanya dengan baik sehingga mendapatkan banyak keuntungan dan para anggotanya pun juga mendapatkan keuntungan sesuai dengan hasil kerjanya.

Memilih pekerjaan di bidang MLM tentunya memerlukan keseriusan dan kesungguhan. Hal paling utama adalah memilih perusahaan MLM dengan teliti. Setelah menemukan MLM yang dirasa bagus, baik, memiliki prospek ke depan yang juga baik, tidak ada salahnya untuk mencoba terjun ke dalamnya. Akan tetapi, satu hal yang perlu diperhatikan oleh seseorang yang sudah masuk ke dalam MLM, yaitu usaha dan keseriusan kerja.

Pada dasarnya pekerjaan dalam bidang apapun memerlukan dua hal tersebut, begitu juga dengan pekerjaan di bidang MLM. Usaha, kerja keras, keseriusan, serta tanggung jawab yang baik tentunya akan mendatangkan hasil yang baik juga.

Jadi, sudah seriuskah Anda untuk bekerja di bidang ini? Siap bergelut di bidang MLM?

p_pro_kontra

Pro Kontra


Internet telah menjadi mimbar bebas bagi semua orang (apalagi dengan adanya blog). Anda boleh pilih satu topik apapun, lalu search di internet, maka anda akan (selalu) menemukan banyak sekali yang pro dan kontra. Termasuk Pokemon, Harry Potter, MLM, mother Theresa (, Robert Kiyosaki, Bill Gates, dan (apalagi) Tianshi. Ini sesuai dengan pemahaman bahwa tidak ada satupun hal yang disetujui oleh 100% orang di dunia ini (bahkan Tuhan: orang Atheis tidak percaya Tuhan). Selalu ada yang pro dan kontra.

Baca Selengkapnya