Enterprenuer

hand with pencil over white

Start to Enterprenuer


Orang pintar  berfikir urut, sedangkan orang goblok berfikir acak.

Orang pintar tidak mudah percaya dengan orang lain, jadi semaunya mau dikerjain sendiri, seolah tak ada yang dapat menggantikan dirinya.

Orang goblok akan mencari orang pintar dan harus lebih pintar darinya untuk menjalankan usahanya.

Kalau orang goblok itu tak pandai menghitung, makanya lebih cepat memulai usaha. Kalau orang pintar, menghitung “njlimet”, jadi nggak mulai – mulai usahanya.

Orang pintar ketemu gagal, cenderung mencari kambing hitam untuk menutupi kekurangannya. Lain halnya dengan orang goblok, jika ketemu gagal, nggak merasa kalau dia gagal, karena dia merasa sedang belajar.

Bisnis itu hanya modal dengkul, bahkan jika anda tidak punya dengkul, pinjam dengkul orang lain.

jika ingin bahagia (sukses), jangan jadi  “karyawan” mulai dari sekarang,  jadilah orang goblok. Karena orang goblok tidak mudah cemen, bergerak sesuai nalar dan bersahabat dengan kegagalan = sukses.

Kalimat diatas mengutip dari pernyataan bob sadino, yang biasa disampaikan di seminar – seminar enterprenuership . Lucu tapi masuk akal, namun para mlmers bisa memulai tips diatas, mulai dari sekarang dengan cara yang termudah,  yaitu bergabung di sebuah mlm. Dimana mlmers, bisa belajar menjadi seorang pengusaha.

Kenapa harus lewat mlm, untuk belajar jadi pengusaha?, kenapa tidak memulai dengan cara lainnya? . Karena mlm mempunyai atmosfir penguasa dengan segala strategy. Selain itu juga bisnis mlm memang didesain untuk para generasi penerus enterpreneur.  Banyak sekali pertemuan yang diadakan oleh suatu mlm, seperti training motivation, bussiness school, sharing with people success, management, team work

Baca Selengkapnya