Reportase

mmm_indonesia_logo_berbingkai

Waspadalah terhadap pewaris Ponzi part 4


Pada tanggal 22 juli 1994 polisi menutup kembali perusahaan MMM, karena MMM menghindari pembayaran pajak. namun MMM masih sempat beroperasi meski hanya beberapa hari untuk tetap melanjutkan bisnis skema ponzy ini.  Bersamaan dengan itu juga, invest-consulting, salah satu anak perusahaan berutang lebih dari 50 miliar rubel (mata uang rusia) pajak (USD 26 juta), dan MMM sendiri berutang antara 100 miliar dan 3 triliun rubel kepada investor (dari USD 50 juta menjadi USD 1,5 milyar).

Hingga datanglah sebuah tragedi, dimana uanglah yang mencetuskan tragedi ini terjadi. Para investor tak mampu lagi menghadapi kenyataan yang ada, uang mereka tak akan pernah kembali, padahal yang mereka investasikan tidak hanya 1 atau 2 rubel saja, namun tak terhingga jumlahnya, lenyap bak asap ditelan angin. fenomena bunuh diri mulai ramai menjadi bahan berita terkait dengan kasus ini.

Banyak para organisasi dan para investor menuntut hak mereka pada MMM, kemarahan mereka mulai meledak. hingga akhirnya sergei mavrodi memanipulasi kemarahannya, dan memplokamirkan pada khalayak bahwa kebangkrutan ini karena pemerintahanlah penyebabnya. Dia juga berargumen bahwa pemerintah tidak bisa bertanggung jawab atas hilangnya uang para investor ini, sergei juga berjanji akan memulai program untuk pengembalian dana.

Para “investor tertipu” pun akhirnya memercayai penjelasan dari sergei mavrodi, hingga pada akhirnya mendukung sergei pada bulan agustus 1994, untuk menjadi anggota duma negara rusia. Meskipun polisi sempat memenjarakannya karena kasus penggelapan pajak. Sungguh tragis sekali. Tidak ada jeranya makhluk satu ini.

bersambung…..

Posted by: Tags: money gameReply
mmm_indonesia_logo_berbingkai

Waspadalah terhadap pewaris Ponzi part 1


Ada sebuah iklan di televisi yang menawarkan beragam keuntungan yang didapatkan apabila uangnya diinvestasikan ke dalam bisnis tersebut, mereka menamakannya sebagai arisan berantai.  Dalam kampanye nya, iklan ini sangat gencar sekali, hingga mengundang banyak respon dari masyarakat untuk menginvestasikan uang mereka baik sebagian atau bahkan seluruh aset, dengan rela dan ikhlas mereka masukkan ke investasi yang sebenarnya tidak masuk dalam jajaran daftar bursa efek dalam penjualan sahamnya ataupun masuk dalam daftar OJK, namun perusahaan tersebut sangat cerdik menjual dan membuat nilai saham perusahaannya sendiri kepada khalayak. Bagaimana tidak, masyarakat dan para investor swasta tergiur dengan bisnis yang ditawarkan dengan janji pengembalian tahunan hingga 1000%.

Kesuksesan kasus ini terjadi pada tahun 1994. Wikipedia menjelaskan, meski awal perusahaan ini berdiri pada tahun 1989. Kita sebut saja “MMM”, adalah perusahaan rusia yang mempunyai bisnis dengan berkiblat murni menggunkaan skema ponzi. Yang mana ada sirkulasi uang yang tak menentu terkandung didalamnya, serta gali lubang dan tutup lubang menjadi asik dalam permainan bisnis ini. nama MMM itu sendiri sebenarnya diambil dari 3 nama terakhir, mereka tiga bersaudara yang bernama Sergei Mavrodi, saudaranya Vyacheslav Mavrodi, dan Olga Melnikova. namun yang sangat berperan disini adalah sergei mavrodi, yang akhirnya MMM menjadi sebuah singkatan dari Mavrodi Mondial MoneyBox.

bersambung….

HEADER

Produk Kopi MLM ‘Rasa Kimia’


Produk yang digunakan oleh perusahaan MLM PT. SOLUSKY, terbukti berbahaya, hal ini dijelaskan dari beberapa sumber, dan berikut liputannya.

TEMPO.COJakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan sejumlah produk kopi yang dicampur bahan kimia obat. Dari hasil sampling dan pengujian terhadap 56 produk kopi kemasan yang beredar di sejumlah wilayah, sebanyak 22 produk mengandung bahan kimia obat berupa sildenafil dan tadalafil, yang merupakan salah satu obat disfungsi ereksi.

Bahan kimia obat tersebut dianggap berbahaya karena bisa menyebabkan dampak negatif pada konsumen yang mengkonsumsinya. “Apalagi pada prinsipnya penambahan bahan kimia obat dalam pangan adalah dilarang,” ujar Kepala Badan POM Kustantinah, Jakarta, 25 November 2011.

Sejumlah produk tersebut tidak mencantumkan nama perusahaan yang memproduksi pada kemasannya. Namun sebagian lainnya mencantumkan.

Menurut Kustantinah, BPOM tidak pernah memberikan izin edar terhadap produk-produk kopi tersebut. “Selain dilarang dicampur dalam produk makanan dan minuman, bahan kimia obat tersebut masuk dalam kategori obat keras dan untuk bisa dikonsumsi mesti atas saran atau resep dokter,” ujarnya.

Produk-produk tersebut saat ini sudah mulai ditarik dari peredaran untuk kemudian dimusnahkan. Untuk mencegah kembali maraknya peredaran, BPOM juga akan melakukan operasi pasar dengan melibatkan kementerian terkait dan pemerintah daerah.

Para produsen dan pelaku usaha yang melakukan tindak tersebut akan dijerat dengan Undang-Undang No 7 Tahun 1996 tentang Pangan dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun dan atau denda paling banyak Rp 600 juta.

Produk-produk tersebut salah satunya adalah Herba Max Coffee yang didistribusi oleh PT Solusky P-IRT 6103515311564 Kab. Sidoarjo.

Padahal dijelaskan dari salah satu web mlm solusky, Herbamax adalah ramuan herbal yang diracik khusus dari bahan herbal alami dengan komposisi yang seimbang sehingga tidak ada efek samping berfungsi untuk meninggkatkan Vitalitas yang prima, meningkatkan kesuburan hormon, regenerasi sel, dan meningkatkan kekebalan tubuh.
Delapan Ramuan Alami Yang Terkandung Dalam HERBAMAX Untuk Kehidupan Yang Lebih Harmonis.

Harmonis atau tidak, bukan hanya terletak di ranjang saja, alih – alih ingin memuaskan pasangan, tapi apa yang terjadi ?, untuk itu berhati – hatilah terhadap obat yang menjanjikan akan keharmonisan rumah tangga anda. ;D. Kalau kejadiannya sudah seperti ini, lantas bagaimana kelanjutan bisnis perusahaan terkait?. Masih mampukah berdiri diantara puing puing kehancuran?. Dan bagaimana nasib para member dan customernya?.  Yang punya informasi terkait dengan artikel ini, boleh sharing disini. Agar masyarakat tidak merasa dijebak ataupun ditipu dengan produk mlm yang iklannya sungguh manis, lebih manis dari saya :D.

 
Sumber:
TEMPO: Awas! Ini 22 Produk Kopi ”Rasa Kimia”

Baca Selengkapnya