lazada

Pangeran Bongkok

Posted by: Tags: tips afiliasiReply
os 4

Alkisah, disebuah kerajaan, sang raja memerintah dengan bijaksana dan dicintai oleh rakyatnya. Raja mempunyai seorang putra mahkota berwajah tampan dan cerdas, tetapi sayangnya sang pangeran ini mempunyai cacat fisik. Tubuhnya agak bongkok, sehingga ia tidak bisa berjalan dengan tegap dan gagah.akibatnya, sang pangeran menjadi pendiam, malu bergaul, dan tidak punya rasa percaya diri. Keadaan tersebut membuat hati sang raja risau dan sedih. Karena bila kelak tiba saatnya sang pangeran harus naik tahta, ia pasti tidak dapat memimpin rakyatnya dengan baik karena tidak memiliki wibawa dan kepercayaan diri.

Para penasihat raja yang setia sangat memahami kegundahan hati junjungannya itu. Setelah berembuk berulangkali, diam – diam mereka memesan sebuah patung kepada seorang pemahat istana yang sangat ahli. Para penasihat meminta itu membuat patung sang pangeran yang berwajah tampan dengan posisi tubuh tagap dan perkasa. Nantinya, patung itu akan dihadiahkan kepada sang pangeran pada hari ulang tahunnya.

Saat hari istimewa sang pangeran tiba. Dalam suasana yang gembira, dihadapkan raja dan permaisuri, hadiah patung berselubung kain sutra dipersembahkan kepada sang pangeran. Disitu diukir tulisan indah; “ Untuk calon pemimpin kami, atas nama seluruh rakyat yang mencintai pangeran”. Ketika sang pangeran membuka selubung penutup kain sutra itu dan… sungguh menakjubkan, tampaklah sebuah patung diri sang pangeran dengan ajah yang sangat tampan dan tubuh yang tegak, penuh wibawa. Dan ukuran patung itu pun sama persis dengan postur tubuh sang pangeran.

Pangeran senang sekali menerima hadiah itu dan patung tersebut diletakkannya ditaman belakang istana kerajaan. Setiap kali melihat patung dirinya, pangeran begitu mengagumi patung itu. Dalam hatinya pangeran berkata; “patung pemberian ini tentu melambangkan keinginan rakyatku, memiliki raja bertubuh normal dan tegap. Sudah tentu, aku ingin menjadi seperti yang diharapkan oleh rakyatku”.  Menyadari akan hal itu, setiap hari sang pangeran dengan semangat berjalan mengelilingi taman dengan patung yang berdiri tegak sebagai fokusnya. Ia membayangkan betapa berwibawanya dirinya jika mampu berdiri tegak dan tegap seperti patung itu. Pangeran pun mulai berlatih menirukan sikap berdiri tegap dan berjalan tegak seperti postur sang patung. Kebiasaan berlatih seperti itu di jalani  secara konsisten dan berkesinambungan dari hari ke hari, minggu demi minggu, dan bulan demi bulan.

Tidak terasa, tahun pun berganti. Akhirnya, hasil yang dicapai sungguh menakjubkan. Masih dengan wajah yang sangat tampan seperti dulu, kini sang pangeran telah memiliki tubuh setegap dan setegak seperti patung ditaman belakang istana.

Raja pun sangat berbahagia dengan perubahan tersebut. Sang pangeran tampak seolah telah lahir kembali menjadi manusia baru, dengan wajah tampan berseri, berdiri dan berjalan dengan tubuh yang tegak dan tegap, serta penuh rasa percaya diri. Dan bila tiba saatnya, sang pangeran pun telah siap untuk mengemban tanggung jawab sebagai raja yagn baru yang akan memerintah rakyatnya dengan penuh percaya diri dan berwibawa.

 

 

Pembaca yang budiman,

Dari cerita tersebut kita bisa simpulkan betapa kekuatan dari kebiasaan yang terlatih dan fokus pada tujuan, ternyata mampu mengubah apa yang semula tampak tidak mungkin menjadi mungkin, apa yang tidak bisa menjadi bisa.

Sama halnya di dalam kehidupan kita. Jika kita ingin mengubah sebuah mimpi menjadi kenyataan, membuat harapan menjadi wujud nyata, membuat sesuatu yang sudah mundur menjadi maju kembali, maka kita harus berani mengambil keputusan untuk membangun, kebiasaan – kebiasaan positif secara keras, ketat, berkesinambungan dan fokus. Dengan kebiasaan – kebiasaan baru yang positif, terlatih dan konstruktif, saya yakin, kekuatan itu akan mampu mengantarkan kita pada kesuksesan yang gemilang.

 

Sumber  ;  Andri Wongso  “ Wisdom Succsess”

 

 

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz: