lazada

Mimpi sang raja

Posted by: Tags: tips afiliasiReply
article-0-191B924A000005DC-532_634x432

Alkisah, disuatu malam seorang raja terbangu daritidurnya. Rupanya, sang raja barus aja mendapat mimpi buruk yang teka – teki. Dengan napas masih terengah – engah, sang raja berteriak memanggil hulubalang kerajaan. Cepaaat …!” Hulubalang tergopoh – gopoh pergi menunaikan perintah raja tanpa berani bertanya siapa peramal yang dikehendaki raja.

Tak lama, seorang peramal kerajaan menghadap. Raja langsung membeberkan mimpinya dan meminta si peramal kerajaan menghadap. Raja langsung membeberkan mimpinya dan meminta si peramal mengartikannya. “Aku bermimpi aneh sekali. Dalam mimpi itu gigiku tanggal semua. Hah…petanda apa ini?” , tanya sang raja. Setelah mengadakan perhitungan penanggalan secara cermat dan teliti, dengan sedih si peramal berkata, “Mohon ampun, Baginda… . Dari penerawangan hamba, mimpi itu membawa pesan, bahwa kesialan akan menimpa baginda, setiap gigi yang tanggal itu berarti seorang anggota kerajaan akan meninggalkan dunia. Jika semua gigi tanggal, berarti kesialan besar, semua anggota keluarga kerajaan akan meninggal dunia.

Bagai disambar geledek, raja langsung merah padam mukanya. Perlambang buruk yang disampaikan si peramala membuatnya marah besar. Raja langsung memerintahkan supaya peramal itu dihkum cambuk badan 20 kali. Hukuman pun segera dilaksanakan. Walau begitu, kegundahan hati sang raja tidak juga mereda. Raja masih gelisah dan merasa tidak puas. Lalu sang raja memerintah hulu balang untuk memanggil peramal yang lain. Segeralah seorang peramal baru datang menghadang sang raja.

Kali ini, setelah mendengar penuturan mimpi sang raja, peramal itu tersenyum. “Baginda Raja..dari penerawangan hamba , mimpi itu membawa pesan bahwa baginda adalah orang yang paling beruntung di dunia. Paduka berumur panjang dan akan hidup lebih lama dari semua sanak keluarga baginda, “kata peramal. Demi mendengar perkataan peramal tersebut, mendadak secercah senyum mengembang di muka sang raja. Tampaknya, sang raja sangat senang dengan perkiraan peramal tadi. “Kamu memang peramal yang pandai dan hebat. Dan sebagai hadiah atas kehebatanmu itu, aku hadiahkan 5 keping emas untuk mu. Terimalah …”.

Setelah peramal kedua itu pergi, sang raja bertanya kepada nasihatv istana tentang kualitas dan keakuratan kedua peramal tadi. Penasihat istana yang telah menyaksikan peristiwa tersebut dengan berani dan bijaksana berkata, “Baginda..menurut hamba, peramal pertama mengartikan tanggalnya gigi baginda sama artinya dengan meninggalnya kerabat baginda. Sementara peramal kedua mengartikan bagindaberumur lebih panjang dibandingkan kerabat baginda, “ kata si penasihat istana. Raja mendengarkan dengan seksama. “Sesungguhnya, kedua peramal itu menyatakan hal yang sama. Yaitu, semua kerabat baginda akan meninggal lebih dahuli, dan baginda seoranglah yang hidup lebih lama, “penasihat melanjutkan.

Kemudian, penasihat istana menyimpulkan, “jadi sebenarnya, kedua peramal tadi mempunyai kualitas yang setara. Yang membedakan hanyalah cara penyampaian mereka. Peramal pertama berbicara apa adanya tanpa memikirkan dampak negatifnya. Sementara peramal kedua menjawab dengan cerdik dan bijak sehingga baginda merasa senang dan memberinya hadiah.

Pembaca yang budiman,

Memang ketrampilan berkomunikasi (communication skill) sangatlah penting dalam meraih kemajuan. Dalam lapangan kehidupan apapun, bisnis, politik, sosial – kemasyarakatan, hubungan antar pribadi, atau hubungan dalam rumah tangga, ketrampilan berkomunikasi memegang peran sangat vital.

Secara sederhana, pola komunikasi bisa dibedakan menjadi dua, yaitu pola komunikasi positif dan pola komunikasi negatif. Pola komunikasi positif hampir dipastikan mendatangkan output positif seperti sikap kooperatif, kerja sama, kesepahaman, ketulusan dan toleransi. Sebaliknya, pola komunikasi negatif hampir dipastikan membawa akibat – akibat negatif seperti kesalahpahaman, kebencian, kecurigaan, keragu – raguan, permusuhan dan dendam.

Ketrampilan berkomunikasi secara positif merupakan syarat mutlak bagi kesuksesan kita dalam bidang apapun. Sebab itulah, mari kita mulai mengembangkan pola komunikasi positif dengan orang – orang terdekat kita, dengan teman – teman, rekan kerja, relasi bisnis, dan pihak – pihak lain yang relevan dengan aktivitas kita sehari – hari, aga rkualitas pergaulan kita terpelihara dengan baik.

Sumber  ;  Andri Wongso  “ Wisdom Succsess”

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz: