lazada

Perbedaan Antara Menipu dan Ngakali

p_perbedaan_antara_menipu_dan_ngakali

Sebagai seorang marketing yang belajar secara otodidak ( street fighter marketing) dan sedikit sekali di bekali dengan ilmu-ilmu pemasaran, Saya dan banyak orang lainya belajar dengan kebiasaan dan intuisi secara alami, karena sebagai seorang yg memiliki kemapuan akademis minim atau rata-rata dan hal ini menjangkit rata-rata orang juga, kekurangan ini harusnya tidak menjadi hambatan untuk maju dan bersaing dengan siapapun.

“Belajarlah sampai kenegeri china” begitulah pepatah sering kita dengar. jangankan belajar, berangkat kesanapun kita tidak bisa, butuh ongkos waktu dan perjuangan sehingga kita sampai kenegeri yg jauh, sampai sanapun kita masih belajar belum menghasilkan ” capekDeh”. Kenapa kita tidak belajar saja di negri antahberantah ini toh tidak perlu bayar dan bisa kita lakukan kapanpun untuk mendalami ilmu dodolan (baca: pemasaran).

Secara Alami setiap kita menawarkan produk atau jasa keorang lain secara ngotot dan  menderu debu berharap apa yang kita tawarakan Deal dan bisa terjadi penjualan atau kerjasama sehingga sebagai seorang sales yg sukses. namun teryata tidak semua harapan kita bisa begitu saja terwujud, terkadang terjadi hambatan dan syarat untuk bisa deal, Nah disinilah posisi anda menjadi seorang marketing.

Sebagai seorang Sales dan marketing tentu kita tidak boleh menyerah begitu saja, maka ilmu Ngakali ini menurut saya Sah untuk di gunakan, sedangkan ilmu ngapusi ini buang jauh-jauh dari pikiran anda. Sebenarnya ngakali vs ngapusi ini bedanya tipis sekali namun klien tidak mengetahui dalam prosesnya hanya bisa melihat outputnya.

Contoh pertama saya mendirikan perusahaan produksi tidaklah memiliki Legalitas, kantor, mesin, workshop bahkan SDM, ketika ada ide yg melintas di otak kita tentang sebuah produk yang sepertinya menguntungkan dan realistis untuk diambil maka, ngakali itu muncul dan tidak menunggu lama segera take action.

Step take action :

Maping masalah kita, kemudian mencari strateginya untuk mengatasi masalah itu, maka saya putuskan menawarkan produk dan jasa itu adalah berbeda kota supaya informasinya tidak mudah di verifikasi.

Legalitas : saya putuskan saat ini menggunaka CV fiktif target klien adalah perusahaan swasta, karena jika kita menggunakan PT maka akan mudah sekali di croschek ke lembaga Depkumham dan membutuhkan proses yg cukup lama untuk meralisasikanya jika dibutuhkan. alasan menggunakan CV adalah murah, dan proses pembuatannyapun relatif cepat.

Kantor : kantor kita butuhkan jika klien kita hendak berkunjung untuk mendiskusukan project dan hal lainya, karena target kita luar kota maka hendaknya kita yang meluangkan waktu ke tempat mereka, bereskan….?,  gunakan alamat kantor yang tidak terlalu terkenal namun wilayah perkantoran.

Mesin : kita cukup meyakinkan kepada calon klien bahwa kita punya mesin produksi toh ini sudah menjadi rahasia umum di kalangan freelance dan pihak pemilik mesin tidak masalah untuk kita ajak kerjasama, karena terkadang mereka tidak butuh nama hanya butuh order dari kita.

SDM : Sdm ini tentu lebih mudah lagi karena pengangguran masih tinggi di indonesia dan tentu klien kita jarang sekali menyakan hal ini bukan, dan kita harus meyakinkan bawah memiliki team yg hebat.

Intinya anda tidak boleh ragu dalam berbicara yakinkan diri anda bahwa yang anda lakukan adalah benar dan tidak merugikan siapapun.

Bagaimana kalau klien kita maksa untuk melakukan survey?

jangan kawatir ini sudah saya lalui dan baik-baik saja.

klien maksa ketempat kita untuk melakukan verifikasi buat janjian dengan mereka di hari minggu karena hari biasa team anda sibuk dan banyak klien yg musti di bereskan, pilihkan hotel yang agak bagus dan biarkan nginap disana ( suruh bayar sendiri he he) ajak ketemua dengan 1 team bayangan anda di loby hotel dan sampaikan bahwa kantor anda sedang renovasi, bereskan….?!

Bagaimana kalau mereka menayakan legatisa kita?

bilang aja masih di notaris pak,” dulu kami sebelumnya UD, sekarang sedang masa pengurasan CV janji notaris bulan ini selesai aman pak”  CLEAR…..?!
Klien mengajak survey ke workshop produksi ?

ok no problem aja saja pake taksi atau lokasi industi/gudang yang tidak ada namanya sampai lokasi berhenti sejenak, dan bilang maafpak kalau minggu kita libur dan kunci di bawa satpam mungkin nextime kita bisa kesini lagi kemudian ajak makan siang, bereskan…?!

 

Tahukah anda perbedaan antara NGAPUSI DAN NGAKALI?

yaitu ketika anda tidak bisa merealsisasikan project/order yg anda terima dan merugikan klien maka anda adalah PENIPU ( ngapusi )

Namun apabila dengan segala cara Anda mampu merealisasikan Project/order dengan spek dan sesuai kesepakatan dengan baik Maka Anda hanya NGAKALI ( berstrategi).

 

bagaimana menurut Anda?

 

 

Salam nekatae

 

Abdul Kholik S.Fil.i

Ceo netsol Group

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz: