lazada

Kelemahan Marketing Plan Sistem Binary

p_kelemahan_marketing_plan_sistem_binary
MLMstats.net –  Sistem Binary merupakan salah satu sistem yang sering digunakan oleh perusahaan MLM. Penjelasan mengenai sistem binary bisa anda lihat di link berikut ini http://www.mlmstats.net/beberapa_jenis_marketing_plan_perusahaan_mlm_394.htm.

Ada beberapa orang yang menanyakan apakah sebuah perusahaan MLM bisa bangkrut jika menggunakan sistem binary? Apa penyebabnya dan bagaimana bisa terjadi? Simak ulasan berikut ini :

Pernahkah Anda mendengar bahwa ada sebuah perusahaan MLM sudah tidak beroperasi lagi alias bangkrut?
Salah satu penyebabnya kemungkinan besar adalah dikelola oleh orang-orang yang tidak mengerti MLM. Penyebab yang lain adalah karena Marketing Plan yang memungkinkan besarnya pay out melebihi dari pendapatan perusahaan MLM, sehingga perusahaan MLM mengalami bangkrut. Dan biasanya ini terjadi pada perusahaan MLM yang menggunakan Marketing Plan Binary.

Bagaimana bisa terjadi ? Ilustrasinya seperti ini. Sebuah perusahaan MLM dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 100.000.
Biaya tersebut termasuk Kartu Anggota, regristrasi, dan produk yang bisa juga berbentuk voucher. Bonus yang didapatkan adalah :
1. Komisi  rekrutmen = Rp. 10.000 (Jika mengajak seseorang menjadi member)
2. Bonus downline =  Rp. 5.000 (Jika mendapat tambahan downline hingga pada level tertentu)
3. Bonus 1 = Rp. 20.000 (Bonus pasangan)
4. Bonus 2 = Rp. 20.000 (Bonus jika satu level penuh)
5. Voucher senilai Rp 100.000

Dengan sistem dan bonus seperti itu, bagaimana cara mendapatkan keuntungannya dan membuat perusahaan bangkrut. Berikut ilustrasinya :

Apabila seseorang mendaftar sebanyak 5 (lima) titik, akan mengeluarkan biaya sebesar 5 x Rp. 100.000 = Rp. 500.000 maka ia akan mendapatkan pendapapatan awal :
1. Bonus rekrutmen = 4 x Rp. 10.000 = Rp. 40.000
2. Bonus downline = 4 x Rp. 5.000 = Rp. 20.000
3. Bonus 1 = 2 x Rp. 20.000 = Rp. 40.000
4. Bonus 2 = 1 x Rp. 20.000 = Rp. 20.000
5. Voucher = 5 x Rp. 100.000 = Rp. 500.000
Total = Rp. 620.000

Dengan cara diatas maka dia bisa mendapatkan keuntungan 120.000 bersih bukan?! Karena dengan modal 500.000 dia bisa mendapatkan pendapatan total 620.000 rupiah. Ingat ini hanyalah ilustrasi yang sangat sangat sangat sederhana. Tidak akan mungkin perusahaan MLM dengan sangat mudah membuka jalan untuk bangkrut. Diperlukan analisa yang mendalam.

Namun adakah perusahaan MLM yang ceroboh seperti di atas? Jawabnya ADA, pengalaman beberapa tahun yang lalu ada MLM lokal sempat kolaps gara-gara systemnya diobrak abrik para membernya.

Jika Anda adalah pemilik perusahaan MLM mohon hati-hati dengan Marketing Plan Anda, jadikan pengaman pay out yang rasional.
Jika Anda adalah anggota MLM maka ada beberapa sistem MLM yang memiliki kelemahan, silakan analisa sendiri karena untuk itu tidak mudah.
Jika Anda adalah calon MLM maka carilah perusahaan MLM yang baru berdiri, cari yang menggunakan Marketing Plan Binary, dan cari kelemahan sistemnya.

Hal diatas bukan contoh yang baik, tidak mewakili bagaimana mengobrak-abrik sebuah system MLM karena setiap system yang digunakan MLM tidak ada yang sama.
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz: