lazada

Fundamental Desember

p_fundamental_desember

Untuk indikator ekonomi global, pada pekan mendatang akan diwarnai dengan sejumlah data ekonomi penting, termasuk pengumuman suku bunga the Fed yang kemungkinan masih bertahan di level rendah 0.25%. Secara umum, agenda rilis data ekonomi yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:

• Dari kawasan Amerika: berupa rilis data Trade Balance pada Selasa malam; kemudian rilis suku bunga the Fed (FOMC) pada Kamis dinihari serta selanjutnya data core retail sales bulanan serta Unemployment Claims pada Kamis malam; lalu ditutup dengan data inflasi Core CPI pada Jumat malam.

o Dari kawasan Inggris dan Eropa: berupa rilis German ZEW Economic Sentiment pada Selasa sore; kemudian pengumuman data tenaga kerja, Claimant Count Change, Inggris pada Rabu sore.

Minggu lalu di pasar forex, nilai tukar mata uang dollar terpantau cenderung menguat terkait dengan sentimen positif investor yang terpicu laporan pada data tenaga kerja AS terkini, di mana secara mingguan index dollar AS menguat ke level 80.440. Pekan yang lalu euro dollar terpantau stabil ke posisi level 1.2926. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan berada antara level resistance di 1.3170 dan berikutnya 1.3285, sementara support pada 1.2505 dan 1.2045.

Poundsterling minggu lalu terlihat masih konsolidasi terhadap dollar, berakhir naik tipis secara mingguan di level 1.6039. Untuk minggu ini berkisar antara level resistance pada 1.6300 dan kemudian 1.6616, sedangkan support pada 1.5820 dan kemudian 1.5487. Untuk USDJPY minggu lalu berakhir stabil di level 82.52. Pasar di minggu ini akan masih berada di antara support pada 77.66 serta level 75.90, serta resistance level pada 82.84 dan 84.15. Sementara itu, Aussie dollar terpantau dalam seminggu naik sedikit ke level 1.0427. Range minggu ini akan berada di antara resistance level di 1.0490 dan 1.0614, sementara support level di 1.0285 dan 1.0167.

Untuk pasar di stock index futures, pada minggu lalu di regional Asia secara umum mengalami penguatan tampaknya didorong oleh indikasi membaiknya perekonomian di AS dan China. Indeks Nikkei secara mingguan berakhir menanjak ke level 9527.39. Rentang pasar saat ini antara level resistance di 9690 dan kemudian ke level 10890, sementara support pada level 8620 dan lalu 8490. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir menguat ke level 22188.07. Minggu ini akan berada antara level resistance di 22800 dan 24500, sementara support di 21080 dan berikutnya 20475.

Bursa saham Wall Street minggu lalu kembali mengalami kebangkitan dipacu oleh data tenaga kerja AS yang membaik dan investor cukup optimis kasus budget akan dapat diselesaikan. Dow Jones Industrial secara mingguan menguat 1% ke level 13155.13, dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 14040 dan 14282, sementara support di level 12450 dan pada 12040. Index S&P 500 minggu lalu stabil sedikit menguat 0.1% ke level 1418.07. Berikutnya range pasar antara resistance di level 1433 dan 1474, sementara support pada level 1330 dan 1310.

Untuk pasar emas, minggu lalu masih dalam konsolidasi setelah rebound sebelumnya, di mana harga emas dunia turun tipis ke level $1704.45 per troy ounce. Untuk sepekan ke depan emas akan berada dengan rentang harga pasar antara resistance di $1790 serta berikut $1920 per troy ounce, serta support pada $1650 dan $1522. Di Indonesia, harga emas terpantau melemah harganya secara mingguan pada Rp526,900.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz: