lazada

Ciri Bisnis berkedok MLM

p_ciri_bisnis_berkedok_mlm

MLMstats.net – Bisnis Multi Level Marketing merupakan salah satu bisnis yang sangat menjanjikan bagi beberapa orang yang memang tekun dan giat dalam bisnis ini. Namun banyak sekali orang yang menghujat sistem bisnis MLM ini karena maraknya penipuan bisnis yang berkedok MLM. Mulai dari bisnis money game, bisnis sistem piramida dan masih banyak perusahaan lainnya yang mengeruk keuntungan sepihak karena mengatasnamakan bisnis MLM. Mungkin inilah sebab mengapa banyak orang tidak percaya terhadap MLM.

Untuk mencegah dan mengantisipasi anda agar tidak terjebak dan mudah percaya untuk ikut gabung dalam bisnis MLM, sebaiknya anda membaca ciri-ciri bisnis berkedok MLM berikut ini sehingga anda tidak merasa tertipu dan mampu mengubah paradigma dari arti dan sistem bisnis MLM tersebut.

Skema Piramida

 

Dalam skema ini penghasilan didapat dengan cara merekrut. Ketika seseorang direkrut  dan membayar sejumlah uang pendaftaran, uang inilah yang digunakan untuk membayar orang yang merekrut dan lapisan di atasnya. Tentu saja ini hanya menguntungkan orang yang duluan bergabung. Semakin banyak merekrut, semakin besar penghasilannya. Biasanya tidak ada produk dalam skema ini. Kalaupun ada, produk tersebut hanya untuk menyamarkan kegiatan operasionalnya.

 

Ilustrasinya sebagai berikut :

 

Orang yang direkrut akan diminta untuk membayar biaya pendaftaran yang mahal. Mahalnya biaya pendaftaran ini digunakan sebagai alasan untuk pembelian produk. Produk dalam skema piramida biasanya adalah produk yang tidak bermanfaat, tidak baik kualitasnya dan tidak bernilai di pasaran sehingga sulit dijual. Biaya pendaftaran yang mahal digunakan untuk membayar komisi orang yang merekrut dan promotor (orang yang berada di puncak piramida).

 

Misalnya, Anda harus membayar Rp 6.000.000 untuk membeli produk dan bergabung sebagai anggota. Dalam prakteknya, dari Rp 6.000.000 ini Rp 3.000.000 digunakan untuk membayar perekrut dan Rp 3.000.000 sisanya untuk membayar promotor (posisi puncak piramida). Jika Anda ingin dapat penghasilan maka Anda juga harus merekrut. Tidak bisa dengan berjualan produk karena tidak ada pengaruh volume penjualan produk dalam penghasilan yang diperoleh. Padahal untuk merekrut anggota baru peluangnya sangat kecil sehingga resiko kehilangan uang lebih besar. Jadi tanpa merekrut Anda sudah kehilangan Rp 6.000.000 dan tidak akan mendapat penghasilan.

 

Secara ringkas, ciri-ciri skema piramida adalah sebagai berikut :

 

1. Komisi atau bonus bukan berdasarkan volume penjualan produk melainkan atas terbentuknya suatu jaringan berbentuk piramida dengan format jumlah anggota tertentu. Pendekatan lebih kepada rekrutmen anggota baru daripada menjual produk. Titik berat cara kerjanya adalah dengan merekrut untuk mendapat penghasilan cepat. Tidak ada pengaruh penjualan produk dalam penghasilan yang diperoleh.

 

2. Harga produk mahal dan tidak sebanding dengan kualitasnya.

 

Produk biasanya adalah produk yang tidak bermanfaat, kurang berkualitas serta tidak bernilai di pasaran. Akibatnya tidak ada kebutuhan pasar atas produk tersebut dan produk menjadi sulit dijual. Tentu saja ini merugikan anggota.

 

3. Biaya pendaftaran sangat mahal, digunakan untuk membayar komisi member lama, yaitu orang yang merekrut dan promotor (orang yang berada di puncak piramida).

 

4. Satu orang diijinkan membeli lebih dari 1 keanggotaan dengan nama yang sama (disebut kavling).

 

5. Anggota yang bergabung lebih dulu akan memperoleh penghasilan yang lebih besar karena penghasilannya didapat dari merekrut anggota baru. Oleh karena itu upline penghasilannya akan selalu lebih besar daripada downline. Jadi, tidak ada konsep perhitungan penghasilan yang adil sebagaimana bisnis MLM yang murni (legal).

 

6. Tidak ada program pembinaan dan pelatihan untuk penjualan produk karena fokusnya hanya pada merekrut.

 

Money Game

 

Money games menggunakan skema Ponzi. Skema ini pertama kali dipraktekkan oleh Charles Ponzi pada tahun 1920 di Boston, USA. Dalam skema ini seseorang akan mendapatkan imbalan bunga yang besarnya tidak wajar dalam waktu tertentu dengan menginvestasikan sejumlah uang.  Imbalan bunga ini besarnya sangat fantastis. Ada yang 10% per bulan bahkan ada juga memberikan imbalan sampai 5% per hari.

 

Ilustrasi skema Ponzi adalah sebagai berikut :

 

Seseorang akan ditawarkan investasi dengan imbalan bunga yang “luar biasa”. Misalnya dia akan memperoleh bunga 10% dalam 1 bulan. Disini orang yang mendaftar terlebih dahulu akan diberikan imbalan dengan menggunakan uang anggota yang mendaftar belakangan. Jadi yang mendaftar paling awal yang akan mendapat keuntungan. Jika kemudian pendaftar semakin berkurang atau  tidak ada pendaftar sama sekali maka aliran dana mulai macet. Akibatnya akan ada banyak anggota yang tidak terbayar imbalan bunganya seperti yang dijanjikan. Bukan hanya tidak mendapat keuntungan, mereka juga kehilangan uang yang telah diinvestasikan.

 

Semoga bisa memberikan wacana baru dan gambaran yang lebih jelas bagi Anda yang ingin memanfaatkan peluang berpenghasilan dengan MLM
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz: