lazada

Big Secrets to Save Money

p_big_secrets_to_save_money

“Aduh…..pusing! Belum akhir bulan, uang sudah habis. Banyak kebutuhan hidup belum

terbayar! Harus bayar

Bagaimana mengatasi kebutuhan hidup yang meningkat dengan penghasilan yang terbatas?

Bagaimana mengelola keuangan dengan efektif dan efisien? Seringkali orang berkelakar,

ya…naikkan saja pendapatan dan turunkan pengeluaran. Beres!!! Memang, menaikkan

pendapatan dan menurunkan pengeluaran merupakan solusi jitu atasi kebutuhan hidup yang

semakin meningkat. Tapi tidak setiap orang beruntung dapat melakukan keduanya. Lalu,

bagaimana caranya?

Seringkali kita mengabaikan pentingnya pengelolaan keuangan dengan mengatur pendapatan dan

pengeluaran. Biasanya kita anggap sepele, toh nanti dapat diselesaikan pada waktunya. Ketika

keuangan mulai kritis, dan banyak kebutuhan yang harus dibayar, baru muncul pemikiran untuk

berhemat. Tentu saja penghematan yang terlalu drastis akan memicu ketidakseimbangan pada

hidup kita. Maka dari itu, diperlukan pengaturan input dan outcome bagi diri kita.

Rudi Suryanto, SE.,M.Acc.,Ak, Managing Director SYNCORE CONSULTING , pakar dalam

bidang Keuangan & Manajemen memberikan tips praktis sebagai berikut:

Pertama, ubah MINDSET. Mindset adalah cara kita berpikir di dalam mengelola keuangan. Jika

cara berpikir kita benar, itu adalah awal keberhasilan. Mindset mengelola pendapatan dan

pengeluaran yang benar merupakan faktor terpenting rahasia mengelola uang. Selain kebutuhan

saat ini, pikirkan juga kebutuhan masa mendatang. Berhemat. Menabung. Berinvestasi.

Memperbesar pendapatan. Menangkap setiap peluang. Dan fokus pada dua hal yang terpenting,

pertama yaitu penuhi kebutuhan sekarang yang memang sangat penting. Kedua disiplin

alokasikan kebutuhan masa mendatang, seperti cicilan rumah, pendidikan bagi anak-anak, cicilan

mobil, cicilan biaya pernikahan anak, cicilan asuransi kesehatan, tabungan hari tua, investasi dan

masih banyak lagi. “Kebanyakan orang mementingkan keinginan masa kini dan lupa kebutuhan

masa datang. Ketika tiba waktunya, kelabakan deh”, ujar Rudi Suryanto.

Kedua, perbaiki kemampuan mengelola hutang. Banyak orang terbelit hutang, entah itu hutang

kartu kredit, hutang bank, hutang cicilan rumah, mobil dan motor, dan hutang membayar bunga.

Mulai batasi jumlah kepemilikan kartu kredit. Kalau perlu, potong kartu kredit yang tidak perlu!

Juga waspadai kepentingan berhutang ke bank. Apakah berhutang bank itu untuk keperluan

investasi atau untuk konsumsi? Kalau untuk investasi, ok! Asal pikirkan pengembalian modal

(ROI-Return on Investment), apakah hasil investasi jauh lebih besar dibandingkan biaya pinjam

dana. Apabila terlanjur berhutang, segera lunasi. Apalagi jika manfaat berhutang jauh lebih kecil

dibandingkan biaya bunganya. Intinya, hindari berhutang apabila tidak untuk investasi!

Ketiga, belajarlah berinvestasi. Sering kita melihat iklan di media elektronik maupun cetak yang

menyarankan membeli lampu hemat energi. Jauh lebih bijaksana membeli lampu hemat energi

walaupun harga lebih mahal. Disamping kualitas lebih baik, juga lebih hemat listrik dan lebih

tahan lama. Ini contoh berinvestasi dalam hal kecil.

Contoh lain, pilih cara yang paling tepat. Jika ada pilihan untuk menyenangkan istri, beli

perhiasan emas atau kosmetik yang mahal, mending pilih beli perhiasan emas. Disamping harga

emas cenderung naik, harga jual juga tinggi ketika kita membutuhkan dana. Pilih investasi yang

punya ROI tinggi, seperti deposito khusus berbunga tinggi, membeli tanah yang berprospek baik,

atau membeli franchise yang punya track record baik, seperti franchise indomaret atau alfamaret.

Berlatihlah berinvestasi terus menerus. Jangan takut gagal berinvestasi. Banyak orang sukses

setelah mengalami banyak kegagalan.

Keempat, tingkatkan kecerdasan finansial. Apa yang disebut kecerdasan finansial? Inti dari

kecerdasan financial adalah kemampuan untuk membedakan mana asset yang benar-benar asset

dan mana asset yang ternyata merupakan liability/hutang bagi kita. Kecerdasan finansial ini erat

kaitannya dengan konsep asset vs Expense. Asset adalah harta yang mendatangkan pendapatan.

Sedangkan liability adalah apa yang dikira “harta” ternyata malah mendatangkan biaya atau

hutang. Yang tentu saja akan menurunkan kekayaan bersih kita.

Contoh sederhana membedakan mana asset dan mana liability adalah mobil. Mobil merupakan

asset apabila dengan mengoptimalkan pemakaiannya akan mendatangkan kemampuan untuk

mendapatkan penghasilan yang lebih besar. Misalnya, dengan memakai mobil, penjualan

asuransi kesehatan yang kita tawarkan meningkat karena kita lebih bonatif. Atau apabila mobil

kita disewa tetangga dan menghasilkan banyak uang. Maka mobil yang dimiliki akan menjadi

asset. Akan tetapi, mobil dapat menjadi liability apabila pemakian mobil hanya menambah

pengeluaran operasional seperti biaya service, biaya bensin, biaya sopir, biaya cuci mobil, dll.

Adalah tugas kita memaksimalkan kecerdasan finansial didalam pengelolaan keuangan kita.

Kelima, jalankan cara pengelolaan keuangan dari yang paling mudah. Strategi terakhir yang

disarankan adalah pilih cara pengelolaan keuangan dari yang paling mudah. Jangan terlalu lama

berpikir, pilih cara yang kita anggap terbaik. Pilih dan jalankan segera. Sambil jalan, lakukan

evaluasi dan perbaikan terus menerus. Contoh praktisnya, matikan listrik yang tidak perlu.

Berhematlah dalam pemakaian air. Kurangilah pemakaian mobil yang tidak perlu. Pisahkan pospos

pengeluaran harian dan pengeluaran jangka panjang. Jangan lupa, menabung! Buat pos-pos

cadangan, walau sedikit demi sedikit, asalkan rutin dan terus menerus akan bertambah besar.

Semakin lama kita akan terkaget-kaget akan banyaknya penghematan. Perbanyaklah bertanya

perihal pengelolaan keuangan untuk mempertajam cara-cara terbaik didalam mengelola uang.

Kesimpulan: rahasia berhemat uang ada pada diri kita. Bila kita tahu teknik mengelola uang

dengan baik, bijaksana dan hemat, maka hilanglah kesulitan hidup yang timbul dari pengelolaan

uang.

Rudy Suryanto SE.M.cc.Ak

Syncore Consulting

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz: